MENGENAL PROSES PEMBUATAN KERAJINAN GERABAH

Kerajinan Gerabah merupakan perkakas yang di buat dari bahan dasar tanah liat. Kemudian, di bentuk menjadi berbagai macam alat-alat yang banyak di gunakan dalam sehari-hari. Mulai dari kendi, belanga, guci, vas bunga dan lain sebagainya. Kemudian, di lakukannya proses pembakaran supaya lebih kuat dan tahan lama. Kerajinan yang satu ini juga memiliki nilai jual yang tinggi, lho. Lalu, apa pengertian dan contoh dari kerajinan tersebut? Yuk, simak penjelasannya di bawah ini.


Pengertian Kerajinan Gerabah

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), gerabah merupakan alat-alat dapur (untuk memasak dan sebagainya) yang di buat dari tanah liat dan di bakar. Contohnya adalah kendi, belanga dan lain sebagainya.


Kerajinan ini memiliki beragam fungsi, salah satunya sebagai tempat atau peralatan rumah tangga. Selain itu, juga di golongkan dalam dua fungsi, antara lain:

  1. Fungsional yang dapat di gunakan secara langsung. Hal ini berbentuk, seperti kendi, asbak, peralatan dapur, pot bunga, tempat payung, dan lain-lain.
  2. Non Fungsional, bermanfaat sebagai barang hiasan dengan nilai keindahan (estetis). Hal ini memiliki bentuk, seperti guci dan lain sebagainya.


Selain funginya, gerabah juga memiliki dua jenis yang dapat di ketahui, antara lain:

  1. Gerabah yang dapat menyerap air. Mulai dari celengan, bata merah, kuali, tungku, kendi, dan lain-lain.
  2. Gerabah yang tidak dapat menyerap air (kerajinan keramik). Mulai dari tegel lantai, cangkir, guci, piring, dan lain-lain.


Dalam proses pembuatan kerajinan ini dapat di lakukan secara mandiri maupun dari industri. Adapun langkah-langkahnya, antara lain:


1. Persiapan

Pertama adalah menyiapkan alat dan bahan sebagai proses awal dalam pembuatan kerajinan gerabah. Mulai dari tanah liat, pasir, dan alat bantu meja putar. Poin pentingnya dalam memilih tanah liat yang di gunakan harus dengan menggali langsung. Hal ini di karenakan teksturnya lengket sehingga mudah di bentuk. Tips untuk mendapatkan tanah liat dengan kualitas yang bagus dapat menyiram nya dengan air. Kemudian, mendiamkannya selama satu malam.


2. Proses Produksi

Setelah menyiapkan alat, bahan, dan tips memilih kualitas tanah liat yang baik. Adapun proses pembuatannya, antara lain:


a) Pembentukan Gerabah

Dalam proses pembentukan gerabah ini dapat menyesuaikan dengan desain atau bentuk yang di inginkan oleh pengrajin. Hal ini juga bisa di buat sesuai dengan pasaran yang banyak di jual. Ada 5 teknik yang dapat di gunakan, antara lain teknik pijit (Pinching), teknik gulung (coil), teknik slab, teknik cetak (mouding), dan teknik putaran.


b) Pembakaran Gerabah

Selanjutnya, memasuki proses pembakaran gerabah yang di lakukan menggunakan tungku khusus. Biasanya, memang terdapat rancangannya supaya dapat mengalirkan panas dengan rata ke permukaannya yang menyeluruh. Dalam tahap ini harus di lakukan secara hati-hati karena jika terkena air maka akan berpengaruh terhadap hasilnya.


3. Penyelesaian (Finishing)

Proses terakhir dalam membuat kerajinan gerabah, yakni dapat memberikan hiasan atau warna supaya tampilannya lebih menarik dan unik. Hal ini sebagai strategi agar nantinya dapat di jual di pasaran dan laku.


Contoh Kerajinan Gerabah

Berikut ini adalah 3 contoh kerajinan dari gerabah, antara lain:

  • Asbak
  • Kendi
  • Vas Bunga
  • Tempayan, 
  • Periuk, 
  • Belanga, 
  • Celengan


Demikian postingan singkat tentang mengenal proses pembuatan kerajinan gerabah. Semoga setelah membaca pembahasan artikel ini, Anda dapat memahami dengan baik, menjadikan tambahan referensi, menambah pengetahuan dan juga wawasan. 


Sumber Artikel : gourmetamigurumi.com

Belum ada Komentar untuk "MENGENAL PROSES PEMBUATAN KERAJINAN GERABAH"

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel